Banyak orang terkesima oleh bantingan atau kuncian aikido sehingga tidak dapat menangkap kenyataan bahwa sesungguhnya waza-waza aikido dilakukan dengan kelembutan dan kasih sayang. Para pemula biasanya menitikberatkan latihannya pada bantingan dan kuncian itu. Mereka melakukannya dengan otot, bukan dengan chi. Padahal yang terlihat itu barulah kulit aikido. Inti aikido tidak terlihat karena bersifat spiritual.
Tanpa pemahaman atas inti aikido, latihan bertahun-tahun yang kita jalani hanya akan menghasilkan kulit aikido, yang bersifat kasar. Oleh sebab itu, sejak awal latihan saya menyarankan hendaknya para aikidoka berusaha menyadari bahwa inti aikido adalah cinta kasih. Cinta kasih kepada siapa pun, bahkan kepada orang yang menyerang kita baik secara verbal maupun fisik. Hal itu sepertinya tidak mungkin, tetapi itulah tujuan utama aikido—Spiritual.
Jumat, Agustus 21, 2009
Selasa, Juli 07, 2009
Onegai Shimasu!
"Satukan dirimu dengan kosmos, dan pikiran merasa
lebih akan menghilang. Merasa lebih adalah bagian dari dunia yang busuk. Apabila semua sisa-sisa perasaan merasa lebih menghilang, orang yang sesungguhnya-sosok dewata (diri sejati) menjadi nyata. Kosongkan dirimu dan biarkan yang dewata berkarya."
--Morihei Ueshiba
|
Selamat datang di situs Dojo Pelangi. Dojo Pelangi adalah tempat berlatih aikido dibawah asuhan Bapak Suhirman, Ph.D. Situs ini tempat melampiaskan unek-unek, atau lebih tepatnya sekedar untuk sebuah catatan harian. Sebuah catatan yang berhubungan dengan ilmu beladiri, khususnya beladiri aikido. Juga, situs ini akan sangat bermanfaat apabila sedang di perjalanan, bisa singgah dulu ke warnet untuk mengingat sesuatu yang terlupakan tentang pelajaran aikido. Karena situs ini tidak terlepas dari unsur pembelajaran dan juga pelatihan (virtual), untuk itu terlebih dahulu saya ucapkan “onegai shimasu.”
|
Label:
aikido,
bogor,
dojo,
leadership,
onegai shimasu,
pelangi,
seiza,
waza
Langganan:
Postingan (Atom)
